Mata Pelajaran: Dasar-Dasar DKV
Program Keahlian: Desain Komunikasi Visual (Fase E)
Satuan Pendidikan: SMK
Alokasi Waktu: 12 JP
๐ก Deskripsi Umum
Desain Komunikasi Visual (DKV) memanfaatkan unsur visual untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat [1]. Perkembangan teknologi memperluas profesi DKV ke ranah digital, industri kreatif, teknologi informasi, hingga media interaktif.
๐ฏ Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu memahami wawasan dunia kerja bidang DKV dan grafika, perkembangan teknologi, penerapan desain berkelanjutan, serta konsep dasar desain sebagai bagian dari ekonomi kreatif.
1. Pengertian Desain Komunikasi Visual (DKV)
Desain Komunikasi Visual adalah bidang ilmu yang mempelajari penyampaian pesan menggunakan media visual seperti gambar, warna, teks, simbol, dan teknologi digital. Tujuan utamanya adalah untuk: Memberikan informasi, menarik perhatian, membangun identitas, dan mempengaruhi perilaku audiens.
2. DKV dalam Ekonomi Kreatif Indonesia
Berikut adalah 4 subsektor utama DKV & Grafika yang memegang peranan krusial dalam pertumbuhan ekonomi nasional:
A. Branding
Logo, kemasan, & panduan merek korporasi.
B. Periklanan
Kreator promosi: Spanduk, poster, & sosial media.
C. Multimedia
Animasi, film, videografi, & motion graphics.
D. Percetakan
Produksi grafika fisik: Buku, majalah, & kemasan.
3. Profesi Bidang DKV & Grafika
Cocokkan Profesi dengan Deskripsi Tugas yang Sesuai:
1. Perkembangan Teknologi Desain & Cetak
Tekan pada setiap era di bawah untuk melihat evolusi perkakas gambar & visualnya:
Era Cetak Manual
Karya seni visual murni menggunakan pensil, kuas, pewarna fisik, dan pelat tembaga/kayu. Presisi sangat bertumpu pada keahlian motorik tangan seniman.
2. Life Cycle Assessment (LCA) Alur Sirkular
Ketuk atau arahkan kursor Anda (*hover*) pada tahapan-tahapan di bawah ini:
Tantangan Logika Sirkular:
Klasifikasikan aktivitas di bawah ke dalam konsep 3R yang tepat dengan menekannya!
1. Playground Interaktif Unsur Desain Visual
Gunakan penggeser (*slider*) di bawah ini untuk melihat bagaimana unsur desain bekerja secara langsung:
2. Visualisasi Prinsip Tata Rupa Desain
Pelajari perbandingan prinsip penataan visual yang tepat:
Design Thinking (Metode Solusi Kreatif)
Proses penyelesaian masalah berpusat pada manusia lewat lima tahapan terstruktur:
Empathize (Empati)
Menggali sudut pandang dan memahami secara mendalam kebutuhan tulus dari pengguna yang mengalami masalah.
Define (Merumuskan Masalah)
Mengompilasi dan mengidentifikasi pokok akar permasalahan nyata dari seluruh data empati.
Ideate (Menghasilkan Ide)
Membuka ruang curah gagasan (brainstorming) guna menelurkan sebanyak mungkin alternatif ide kreatif.
Prototype (Rancangan Fisik)
Merealisasikan ide terpilih menjadi model purwarupa sederhana demi menguji kesesuaian solusi.
Test (Pengujian)
Mengujicobakan prototipe langsung di hadapan target pengguna demi memanen evaluasi kritis.
Alur Belajar: Setelah memahami materi, silakan klik tombol di bawah untuk berpindah ke ruang simulator proyek praktikum.
Identitas Praktikan
Silakan isikan data diri untuk mencatatkan hasil proyek ke lembar portofolio.
Pilih Spesialisasi Peran Anda
Pilih salah satu spesialisasi peran yang akan Anda mainkan dalam proyek:
Ibu Sari (UMKM Keripik Pisang)
Empathize & Define
Konfigurasi Material & Visual
Konfigurasikan spesifikasi teknik produksi sirkular kemasan Anda:
Mengevaluasi keselarasan unsur...
Mengapa penting memilih jenis tinta kedelai (Soy Ink) daripada tinta solvent dalam desain ramah lingkungan?
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Dokumen Asesmen Mandiri & Portofolio Karya Desain Berkelanjutan
๐ Konsep Hasil Proyek
๐ Refleksi & Evaluasi Mandiri:
โป๏ธ Analisis Siklus Hidup Kemasan (Life Cycle Assessment)
Rekomendasi Kelulusan Guru
Mengevaluasi keselarasan konfigurasi...